Info
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Bisnis Teknologi • 5 min read • September 25, 2026

Cara Agar Lagu Terkenal di TikTok: Dorong Banyak Kreator Menggunakan Sound yang Sama

Editor
Editor Author

Banyak lagu menjadi dikenal luas bukan karena pertama kali didengar melalui radio, tetapi karena potongannya berulang kali muncul dalam video TikTok.

Satu kreator menggunakan sebuah sound.

Kemudian kreator lain menggunakannya.

Sound tersebut muncul untuk video dance, aktivitas sehari-hari, kuliner, traveling, komedi, fashion, hingga konten cerita.

Semakin sering sebuah lagu terdengar dalam berbagai video, semakin besar peluang orang mengenali judul lagu maupun penyanyinya.

Pertanyaannya, bagaimana cara agar lagu terkenal di TikTok jika belum banyak orang yang menggunakan sound tersebut?

Salah satu strateginya adalah menciptakan distribusi awal melalui kampanye posting TikTok di RajaKomen.com.

Jangan Hanya Promosikan Lagunya, Promosikan Penggunaan Sound-nya

Kesalahan yang sering dilakukan ketika mempromosikan lagu adalah hanya mengunggah potongan lagu kemudian berharap video tersebut viral.

Strateginya dapat dibuat berbeda.

Daripada hanya meminta orang menonton satu video, dorong lebih banyak kreator untuk membuat video mereka sendiri menggunakan sound lagu tersebut.

Misalnya tersedia satu sound berdurasi 15–30 detik.

Sound tersebut kemudian digunakan oleh banyak kreator dalam berbagai konsep.

Hasilnya bukan hanya satu video yang mempromosikan lagu.

Ada puluhan atau ratusan video yang menggunakan sound yang sama.

Konsep sederhananya:

1 Sound → Banyak Kreator → Banyak Video → Banyak Penonton Mendengar Lagu → Sound Semakin Dikenal.

Pilih Bagian Lagu yang Paling Mudah Diingat

Tidak semua bagian lagu mempunyai kekuatan yang sama untuk video pendek.

Cari potongan yang mempunyai karakter kuat.

Bisa berupa bagian chorus, lirik yang mudah diingat, beat drop, bagian emosional, atau potongan yang cocok digunakan sebagai latar video.

Tidak harus panjang.

Justru potongan singkat yang langsung dikenali sering lebih mudah digunakan untuk konten TikTok.

Bayangkan lagu berdurasi empat menit.

Anda tidak perlu meminta kreator menggunakan seluruh lagunya.

Pilih 15–30 detik yang paling kuat.

Bagian inilah yang kemudian dijadikan sound utama kampanye.

Buat Banyak Ide Video dari Satu Sound

Kesalahan berikutnya adalah meminta semua orang membuat video yang sama persis.

Lebih menarik jika satu sound dapat digunakan untuk berbagai jenis konten.

Misalnya sound bernuansa ceria dapat digunakan untuk video:

Dance challenge, outfit transition, traveling, kuliner, aktivitas bersama teman, olahraga, before-after, daily vlog, atau video komedi.

Sedangkan lagu romantis dapat digunakan untuk konten pasangan, wedding, perjalanan, cerita hubungan, foto kenangan, atau storytelling.

Dengan demikian, kreator mempunyai ruang untuk membuat video sesuai gaya akun masing-masing.

Sound tetap sama, tetapi kontennya berbeda.

Hal ini membuat kampanye terlihat lebih beragam.

Gunakan Kampanye Posting TikTok di RajaKomen.com

Untuk mendapatkan distribusi awal, pemilik lagu dapat menggunakan RajaKomen.com melalui konsep kampanye posting TikTok.

Campaign dapat dibuat dengan instruksi yang jelas kepada member.

Contohnya:

“Buat satu video TikTok menggunakan sound berikut. Konsep video bebas dan harus sesuai dengan karakter akun. Gunakan sound minimal pada bagian yang telah ditentukan, lalu publikasikan melalui akun TikTok masing-masing.”

Pemilik campaign kemudian menyediakan link sound yang harus digunakan.

Member RajaKomen.com yang mengikuti campaign membuat konten melalui akun mereka masing-masing dengan sound tersebut.

Dengan strategi ini, promosi tidak hanya berasal dari satu akun artis.

Sound mulai tersebar melalui banyak titik distribusi.

Bayangkan 100 Kreator Menggunakan Sound yang Sama

Misalnya satu video dari akun artis mendapatkan 10.000 view.

Sekarang bandingkan dengan 100 kreator yang masing-masing membuat satu video menggunakan sound tersebut.

Setiap video mempunyai audiensnya sendiri.

Ada yang mendapatkan 500 view.

Ada yang mendapatkan 2.000.

Ada yang mendapatkan 10.000.

Dan mungkin terdapat satu atau beberapa video yang memperoleh distribusi lebih besar.

Artinya, Anda menciptakan lebih banyak kesempatan agar sound tersebut ditemukan.

Namun jumlah video tidak menjamin sebuah lagu akan viral. Respons tetap bergantung pada kualitas lagu, kreativitas konten, kecocokan sound dengan format video, dan respons penonton.

Ciptakan Efek Pengulangan

Dalam pemasaran musik, pengulangan mempunyai peran penting.

Seseorang mungkin tidak tertarik ketika pertama kali mendengar sebuah lagu.

Kemudian sound yang sama muncul lagi.

Besok muncul kembali.

Beberapa hari kemudian muncul pada video kreator lain.

Akhirnya orang mulai mengenali bagian lagunya.

“Saya sering dengar lagu ini di TikTok.”

Itulah efek yang ingin dibangun.

Bukan hanya mengejar satu video viral, tetapi membuat sound mempunyai banyak kesempatan untuk didengar.

Tambahkan Challenge yang Mudah Ditiru

Jika memungkinkan, buat satu konsep yang dapat direplikasi.

Jangan terlalu sulit.

Misalnya gerakan sederhana, ekspresi tertentu, perubahan outfit, transisi, format cerita, atau template before-after.

Semakin mudah konsep ditiru, semakin rendah hambatan bagi pengguna lain untuk ikut membuat video.

Kampanye awal dari member RajaKomen.com dapat digunakan untuk memberikan berbagai contoh penggunaan sound.

Setelah itu, pengguna TikTok lainnya dapat melihat bahwa lagu tersebut cocok digunakan untuk berbagai konsep.

Jangan Membuat Semua Video Terlihat Sama

Campaign yang terlalu seragam dapat terasa seperti iklan massal.

Berikan kebebasan kepada kreator.

Satu kreator membuat dance.

Satu membuat video kuliner.

Satu membuat perjalanan.

Satu membuat video bersama pasangan.

Satu membuat storytelling.

Satu membuat konten komedi.

Yang menyatukan semuanya adalah sound yang sama.

Dengan begitu, lagu mempunyai kesempatan masuk ke berbagai jenis audiens.

Ukur Bukan Hanya View

Keberhasilan kampanye lagu di TikTok jangan hanya dilihat dari view satu video.

Pantau juga:

jumlah video yang menggunakan sound, total distribusi video, engagement, komentar tentang lagu, pertumbuhan penggunaan sound, kunjungan ke profil artis, serta performa lagu di platform musik.

Indikator yang menarik adalah ketika orang di luar campaign mulai menggunakan sound secara sukarela.

Artinya, distribusi awal mulai berkembang menjadi penggunaan organik.

Dari Kampanye Menjadi Tren Organik

Strateginya dapat digambarkan seperti ini:

Pilih Potongan Lagu → Buat Sound TikTok → Jalankan Kampanye Posting di RajaKomen.com → Banyak Member Membuat Video → Sound Muncul di Banyak Konten → Jangkauan Bertambah → Pengguna Lain Menemukan Sound → Muncul Penggunaan Organik.

Tujuan akhirnya bukan membuat campaign berjalan selamanya.

Campaign digunakan sebagai pemicu distribusi awal.

Setelah sound mulai dikenal, harapannya pengguna lain tertarik menggunakan lagu tersebut karena memang cocok dengan konten mereka.

Jangan Menunggu Lagu Viral dengan Sendirinya

Membuat lagu bagus adalah langkah pertama.

Langkah berikutnya adalah membuat orang mendengarnya.

Jika ingin memperkenalkan lagu melalui TikTok, jangan hanya memposting satu video kemudian menunggu keberuntungan.

Pilih bagian lagu yang paling menarik.

Jadikan sebagai sound.

Buat konsep yang mudah digunakan.

Kemudian manfaatkan kampanye posting TikTok di RajaKomen.com untuk mengajak banyak member membuat video menggunakan sound yang telah ditentukan.

Semakin banyak video yang menggunakan sound tersebut, semakin banyak pula kesempatan lagu ditemukan oleh audiens yang berbeda.

Jangan hanya promosikan lagunya. Buat banyak orang menciptakan konten menggunakan lagunya.

Karena di TikTok, sebuah sound dapat berkembang bukan hanya ketika didengar, tetapi ketika digunakan kembali untuk menciptakan video baru.