Keramik merupakan material yang dipilih sebagai penutup lantai dan dinding rumah oleh nyaris sebagian besar masyarakat di Indonesia.
Disamping motif dan warna yang beragam, harga yang relatif murah, untuk kebanyakan penggunanya lantai keramik pun termasuk gampang dalam masalah pemeliharaannya.
Namun bersamaan umur penggunaannya, lantai keramik rumah menjadi agak kumal. Maka dari itu, sesudah pemasangan material penutup lantai itu, dibutuhkan pemeliharaan teratur dengan penindakan yang pas.
Mengutip dari halaman milik salah satu pembuat material keramik, Centro Ceramics, proses produksi ubin keramik lewat pemanasan dengan temperatur besar.
Rata-rata dapat mencapai sampai suhu 1.300 derajat celcius sehingga terbentuklah lapisan kaca, dengan keunggulan daya tahan yang kuat.
Ada beberapa panduan yang dapat Anda terapkan di rumah untuk menjadikan lantai keramik tetap bersih mengkilap. Simak penjelasannya berikut ini.
Gosok lantai keramik dengan lembut
Bersamaan dengan kegiatan yang berlangsung di dalam rumah, akan ada bercak ataupun kotoran yang melekat di lantai ruangan.
Untuk menghilangkannya, anda dapat menyikat keramik dengan lembut supaya tak menggores lapisan keramik lantai.
Hapus dengan kombinasi air dan pembersih lantai
Bila bercak kotoran tetap membandel, Anda juga bisa memakai larutan air dengan cairan pembersih lantai. Pel lantai dengan larutan, atasi bagian yang susah dengan kain lembut. Pemakaian kain pel lebih dianjurkan ketimbang spons.
Gosok nat lantai keramik
Biasanya, bersamaan umur penggunaan nat ubin akan ada banyak kotoran yang melekat. Maka untuk mengusir kotoran, gosok celah lantai keramik (nat) dengan memakai sikat dan sabun pembersih lantai.
Dianjurkan untuk memakai sikat kecil ataupun sikat gigi usang sehingga tak menghancurkan bagian nat lantai rumah.
Basuh dengan air hangat
Sesudah celah-celah lantai keramik digosok, setelah itu basuh dengan memakai air hangat. Kemudian, keringkan dengan memakai kain pel sampai bersih dan mengkilap.