Info
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Pendidikan 5 min read Oktober 03, 2025

Anies Baswedan Serukan Revitalisasi Pendidikan dan Tegaskan Pentingnya Integritas di Kehidupan Publik

admrozi
admrozi Author

Pada 3 Mei 2025, Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Kota Kediri, Jawa Timur, dalam rangka halal bihalal bersama para simpatisan dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerukan agar pendidikan di Indonesia bisa lebih merata dan berkualitas, sehingga anak-anak di seluruh pelosok negeri memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan gemilang. 

Menurut Anies, pendidikan adalah modal utama yang harus diperkuat agar bangsa ini tidak tertinggal. Ia juga meminta agar berbagai elemen, tanpa memandang organisasi maupun partai, bersatu dalam mewujudkan perubahan positif lewat bidang pendidikan. 

Tegas: Korupsi Masih Masalah Besar

Beberapa waktu kemudian, pada 27 Agustus 2025, Anies mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi korupsi di Indonesia. Dalam sebuah acara peresmian gedung Universitas Paramadina, ia menyebut bahwa korupsi masih menjadi “masalah besar” yang harus dihadapi oleh bangsa. 

Ia menegaskan bahwa akar permasalahan korupsi terletak pada lemahnya nilai integritas dalam kehidupan masyarakat dan institusi. Untuk itu, ia menyoroti pentingnya pendidikan antikorupsi diterapkan sejak jenjang perguruan tinggi agar mahasiswa tumbuh menjadi generasi yang bermoral dan bertanggung jawab. 

Gagasan Perubahan dan Demokrasi yang Hidup

Di sela-sela aktivitasnya sebagai tokoh publik, Anies terus mendorong gagasan perubahan. Dalam sebuah pidatonya pada forum Gerakan Rakyat, ia menyampaikan bahwa demokrasi memiliki interval — yakni masa jabatan — yang memungkinkan koreksi jika suatu kebijakan ternyata keliru. Menurutnya, demokrasi tidak hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga memberikan ruang evaluasi. 

Ia juga menyebut posisi Indonesia secara strategis di Asia Tenggara, dengan kesempatan besar untuk menjadi kekuatan stabil dan moderat di kawasan geopolitik yang penuh dinamika. 

Reaksi terhadap Khotbah Idul Adha: “Relevan dengan Kondisi Indonesia”

Pada Idul Adha 2025, Anies menjadi khatib di Masjid Agung Al‑Azhar, Jakarta Selatan. Khotbahnya menarik perhatian banyak pihak, termasuk mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie, yang menyebut bahwa pesan dalam khotbah tersebut sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. 

Jimly berharap bahwa pesan tersebut menyentuh hati jamaah dan mendorong semangat berbagi, empati, dan kepedulian terhadap sesama—terutama dalam masyarakat yang sedang menghadapi berbagai tantangan. 

Peluang Politik & Duet dengan Ahok

Menjelang masa depan politik, publik ramai membicarakan kemungkinan duet Anies Baswedan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilpres 2029. Dalam sebuah wawancara, Anies menyatakan bahwa keputusan tentang pencalonan tidak sepenuhnya berada di tangannya, melainkan juga tergantung pada keputusan partai politik. Ia menyatakan bahwa kolaborasi politik adalah hal yang terbuka, selama sesuai aturan hukum dan memperoleh kepercayaan dari partai. 

Namun, ia mengingatkan bahwa pencalonan seorang tokoh adalah amanah — sebuah kepercayaan dari partai — sehingga prosesnya pun mesti dilalui secara demokratis.